Filosofi Oi Menurut Iwan Fals

Setiap musisi ataupun artis lainnya pastilah memiliki sebuah penggemar fanatik yang senantiasa mendukung karir para idolannya biasannya terbentuk dalam sebuah grup penggemar. Baik itu musisi yang baru mulai meniti karir ataupun para musisi yang sudah sangat terkenal di belantika musik tanah air. Salah satu musisi yang cukup terkenal di industri musik Indonesia adalah Iwan fals. Tak mengherankan jika penyanyi ini memiliki fans fanatik yang lumayan banyak hal ini dikarenakan lagu Iwan fals mampu menghipnotis siapa saja yang mendengarkan lagunnya. Banyaknya kumpulan lagu iwan fals yang terdiri dari berbagai macam aliran musik juga menjadikannya semakin mudah diterima oleh masyarakat. Bagi yang belum mengetahui para penggemar Iwan Fals ini disebut dengan Oi.

Berita terbaru hari ini seputar artis ini bila menyangkut penggemar fanatiknya merupakan salah salah satu artis dengan jumlah fans klub terbesar di Indonesia bahkan menjadi yang paling banyak jumlah penggemarnya. Bagi sebagian orang mungkin hanya mengetahui Oi adalah klub penggemar Iwan Fals padahal jika diteliti lebih dalam bahwa Oi ini memiliki filosofi. Menurut Iwan Fals, Oi itu mengandung arti silaturahmi hubungan antar manusia dan penting mengingatkan kasih sayang dan tidak ada pamrih. Pada dasarnya Oi mengandung filosofi yang berarti teriakan dan seruan pada satu – persatu orang padahal tidak mengenal satu sama lainnya.

jadi dapat dipastikan kegiatan yang dilakukan oleh para penggemar Iwan Fals ini selalu melakukan kegiatan yang bermanfaat dalam berbagai bidang seperti seni, olahraga, akhlak dan lainnya. Adapun kegiatan rutin yang dilakukan oleh para Oi yaitu donor darah dan sampah, kegiatan lingkungan seperti menanam pohon dan kegiatan lainnya. Jadi bagi para anda penggemar Iwan Fals yang mengaku sebagai bagian dari Oi ada baiknnya kalian melakukan kegiatan ataupun aktivitas lainnya yang bermanfaat. Karena bila kita bergabung dengan klub penggemar tersebut kita harus terus mengamalkan dari filosofi dari Oi yang sesungguhnya bukan malah berperilaku yang menyimpang dan juga jangan sampai salah mengartikan mengenai filosofi Oi yang sesungguhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *